Genset murah

Seringkali kami mendapat permintaan pelanggan untuk ‘genset murah‘. Kami memahami sepenuhnya bahwa pelanggan menginginkan produk terbaik dengan harga semurah mungkin. Mungkin term atau kondisi psikologis ini yang harus kita sepakati terlebih dulu. Pada prinsipnya, produk apapun baik berupa barang maupun jasa harganya akan selalu berbanding lurus dengan kualitas dan pelayanannya. Para pelanggan dimanapun selalu menginginkan produk yang terbaik bagi kebutuhan mereka, namun dengan pengeluaran seminimal mungkin. Maka seharusnya yang menjadi persyaratan disini bukanlah harga. Melainkan Value for Money. Artinya biaya yang dikeluarkan haruslah sebanding dengan kualitas produk dan jasa yang diterima. Itu terlebih dulu yang harus kita sepakati.

Kami tidak menutup kemungkinan banyak sekali distributor atau penyedia genset yang nakal. Nakal dalam artian memanfaatkan ketidaktahuan pembeli dalam hal kualitas dan harga. Ada yang mengiming imingi produk yang dijual adalah produk asli buatan negara asal dan untuk itu pelanggan harus membayar lebih mahal dari seharusnya. Padahal belum tentu produk tersebut asli mengingat hampir semua produk saat ini sudah dibuat di China.

Ada juga yang sebaliknya mengatakan bahwa produknya asli tapi harganya jauh lebih murah dibanding kompetitor. Dan seringkali pembeli terjebak dalam situasi ini, dimana harga yang murah seringkali menjadi acuan pembeli. Kondisi seperti bisa dimanfaatkan penjual dengan cara menjual barang dengan harga miring dan jauh lebih murah dari harga yang seharusnya dengan beberapa trik seperti pengurangan komponen (downgrade). Para penjual seperti ini mendapatkan pelanggan dengan cara meminimalisir harga jualnya dengan memangkas beberapa komponen penunjang. Setelah terjadi transaksi dan barang sudah terkirim dan dipasang baru pelanggan menyadari bahwa dia harus menambah beberapa perlengkapan agar genset yang mereka beli bisa berfungsi dengan baik. Setelah tercipta kondisi demikian, maka penjual bisa bebas menentukan harga yang mereka mau untuk penambahan komponen komponen tersebut agar genset bisa berfungsi sempurna. Dalam hal ini konsumen mengeluarkan biaya dua kali. Dan seringkali pada akhirnya mereka membeli barang tersebut jadi lebih mahal dari seharusnya.

Adalah penting bagi calon konsumen untuk memahami bahwa yang kita cari bukanlah genset murah. Melainkan genset yang sesuai dengan kualitasnya. Termin genset murah cukup dijadikan pengingat dalam pola pikir kita. Adalah penting untuk memahami bahwa produk dan jasa akan selalu berbanding lurus dengan harga yang ditawarkan. Produk yang baik umumnya memiliki harga sendiri karena produsen juga meyakini bahwa produknya akan memiliki pangsa pasarnya sendiri. Sedangkan produk yang murah selalu berusaha mencari celah pasar dengan iming iming harga murah tanpa memperhatikan kualitas produk. Begitu juga dengan genset. Genset murah sudah pasti memiliki kualitas seadanya. Sebaliknya genset mahal belum tentu sesuai dengan kebutuhan kita

Seyogyanya calon pembeli menaruh kecurigaan apabila ada penjual yang menawarkan produk gensetnya dengan harga yang murah. Karena pengalaman kami di bidang genset sejak tahun 1974, kami belum pernah menemukan produk merk ternama dengan harga yang murah. Yang ada adalah harga yang reasonable. Alias value for money. Berikut ada beberapa trik yang perlu diketahui calon pembeli.

1. Perhatikan reputasi penjual

Penting bagi pembeli untuk berinteraksi dengan penjual. Tanyakan  pernah melakukan pemasangan genset dimana saja. Bagaimana metode yang dilakukan di lapangan, apa saja persyaratan prosedur teknisnya, bagaimana dengan proses administrasinya. Dengan berkomunikasi secara langsung pembeli dapat menganalisa apakah penjual tersebut penjual yang profesional atau yang ‘hit and run‘.

Banyak perusahaan penyedia genset yang sudah berdiri lebih dari 10 tahun dan memiliki pengalaman di banyak bidang. Namun bukan berarti tenaga pemasaran mereka memiliki pengalaman sebanyak itu pula. Yang memiliki pengalaman sebanyak itu tentunya para perintis perusahaan tersebut yang sekarang sudah menjadi bos bos di perusahaan tersebut. Sebaliknya banyak pula perusahaan penyedia genset yang baru seumur jagung tapi sudah memiliki pengalaman yang tidak kalah dengan perusahaan yang sudah berumur lebih lama.

Banyak penjual genset memiliki reputasi bagus dan dipercaya instansi pemerintahan, konsulat asing, kontraktor asing maupun kedutaan kedutaan. Namun umumnya perusahaan seperti ini memilih bersikap low profile dan tidak menonjolkan kemampuannya. Standard kerja yang mereka miliki sudah terlalu tinggi, dan seringkali kurang cocok apabila diaplikasikan dengan perusahaan perusahaan lokal.

Sebaliknya lebih banyak lagi penjual yang tidak memiliki kapabilitas atau kemampuan untuk bekerja secara profesional namun mengandalkan strategi penetapan harga murah untuk memikat calon pembeli.

2. Apabila penjual menyebut beberapa merk dengan embel embel kata ‘china’ di belakang merk, segera tinggalkan penjual tersebut.

Hampir seluruh merk saat ini sudah dibuat di China. Mulai dari iPhone, Blackberry, Audi, Lexus, Chevrolet, Sony, Bang & Olufsen dan lain sebagainya. Begitu juga dengan Genset.

Potensi china dengan jumlah tenaga kerja yang miliaran orang ditambah dengan murahnya upah buruh disana memaksa hampir seluruh produsen memindahkan pabriknya ke China. Jadi perlu dipahami bahwa merk merk genset terkenal sudah dibuat di China.

Apabila ada penjual yang mengatakan produknya adalah merk P*****S China, atau C*****S China maka patut diwaspadai yang dimaksud adalah produk tiruan dari merk tersebut.

Penjual yang menawarkan produk asli, tidak mempermasalahkan produknya dirakit di negara manapun. Selama ada jaminan garansi dari pabrik, maka pabriklah yang memiliki kewenangan diproduksi di negara manapun.

3. Menaruh kepercayaan kepada individu.

Banyak penjual yang memanfaatkan ketidaktahuan calon pembeli dan menjebaknya dengan kata kata atau kalimat seperti ini: “sudah, bapak percaya saja sama saya !” atau “bapak percayakan saja sama saya, pasti saya berikan yang terbaik buat bapak.” Maka berhati hatilah. Penjual seperti ini tidak bisa memahami kepentingan pembeli dengan memberikan paparan dan perbandingan antara merk yang satu dengan merk lainnya. Pembeli dan calon pembeli diarahkan untuk menyerahkan keputusan pembelian produk kepada penjual.

4. After sales service

Minta after sales service kepada penjual. Penjual yang baik akan menyertakan layanan contract maintenance service selama beberapa tahun ke depan sebagai opsional bagi calon pembeli. Penjual yang baik, ingin tercipta loyalitas pembeli dalam setiap produk yang mereka jual. Penjual yang kurang baik, akan berdalih sedemikian rupa apabila ditanya mengenai layanan contract service maintenance setelah genset terpasang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s